Sekolah Ayah Kedungkeris, Cegah Resiko "Tanpa Ayah"
12 Mei 2026 08:50:51 WIB
Kedungkeris – (SIDA) Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kapanewon Nglipar kembali menggelar kegiatan Sekolah Ayah yang sudah masuk putaran ketiga di Kalurahan Kedungkeris, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia yang dicanangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta BKKBN, dengan tujuan utama mengurangi risiko fenomena tanpa ayah atau kekosongan peran ayah dalam pengasuhan anak.
Acara yang dihadiri oleh Penyuluh KB Kabupaten Gunungkidul, Penyuluh KB Kapanewon Nglipar, Lurah dan Pamong Kalurahan serta bapak-bapak dari berbagai padukuhan. Dalam kegiatan ini, dibahas pentingnya kehadiran ayah tidak hanya sebagai penanggung jawab ekonomi keluarga, tetapi juga berperan aktif dalam pengasuhan, pendidikan, perlindungan, dan pendampingan tumbuh kembang anak sejak dini.
Sabrur Rohim, S.Ag. M. Si., selaku penyuluh KB Kabupaten Gunungkidul mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar para ayah sadar bahwa kehadiran fisik maupun batin sangat dibutuhkan anak dan istri, guna mencegah dampak buruk akibat fenomena tanpa ayah, baik karena bekerja jauh maupun karena mengabaikan tanggung jawab di rumah.
Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa peran ayah dan ibu saling melengkapi. Ayah yang hadir dan terlibat aktif terbukti dapat meningkatkan kecerdasan emosional anak, mencegah pernikahan dini, menurunkan angka stunting, serta membangun keluarga yang harmonis dan tahan masalah.
Lurah Kedungkeris yang hadir dalam kegiatan ini memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Sekolah Ayah yang sudah berjalan tiga kali berturut-turut. Ia berharap ilmu yang didapat tidak hanya berhenti di ruang pertemuan, tetapi diterapkan sepenuhnya di lingkungan keluarga masing-masing.
"Semoga putaran ketiga ini makin memperkuat kesadaran bapak-bapak di Kedungkeris, sehingga fenomena kekosongan peran ayah bisa kita cegah sejak dini demi masa depan anak-anak dan ketahanan keluarga kita," ujarnya Rusdi Martono saat menyerahkan penghargaan dan tanda partisipasi.
Para peserta mengaku mendapatkan banyak pemahaman baru, terutama dalam hal cara berkomunikasi yang baik dengan istri dan anak, serta menyadari dampak besar kehadiran mereka bagi kebahagiaan keluarga.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Satpol PP Gunungkidul, Cegah Bahaya dan Peredaran Miras
- Sekolah Ayah Kedungkeris, Cegah Resiko "Tanpa Ayah"
- Kerjabakti Wujudkan Lingkungan Aman, Rapi dan Bebas dari Potensi Bahaya
- Dukung Gizi Balita, Ibu Titik Hediati Soeharto Salurkan Bantuan Ikan
- PEMERINTAH KALURAHAN KEDUNGKERIS BERSAMA WARGA, KERJA BAKTI PEMBANGUNAN JEMBATAN GARUDA
- Kalurahan Kedungkeris, Layani Warga Bayar PBB
- KIRAB PAMONG DALAM RANGKA MANGAYUBAGYA 80 TAHUN YUSWA DALEM SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO X
Komentar Terkini
-
jumbidi
tolong kalau ada perkembangan terkait SID kami dib...baca selengkapnya
05 November 2016 09:59:36 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











